Home » » cara ganti domain tampa kehilangan Visitor

cara ganti domain tampa kehilangan Visitor

Zul Kadry | 14.53 | 0 komentar
301httaccess thumbnails Tips & Trick 301 .htaccess (Jangan Sampai Kehilangan Visitor)
“MOVING FORWARD” atau Hijrah adalah pekerjaan yang sangat melelahkan, bagaimana tidak website yang telah kita bangun dari mulai “0” dan telah mendapatkan Query Index pada hasil pencarian (Search Engine Result Page (SERP)) dari Search Engines seperti Google, tiba-tiba ketika anda “merubah”, “mengganti” atau “menghapus” halaman di website anda yang telah “diakui” oleh Mesin Pencari, kemudian Visitor mengetikan kata-kata yang berhubungan dengan website anda (misalkan: Free Graphic Design Indonesia) di google.co.id , ternyata begitu muncul URL website anda di halaman 1 Baris 1 (Hebat baget tuh) dan user tersebut tertarik dan meng-click link tersebut..Apa yang terjadi!! munculah pesan error 404 ERROR PAGE, atau halaman tidak ditemukan.
Saya camkan itulah Awal dari Kiamat (Maaf) untuk website anda, bagaimana tidak untuk mendapatkan rangking muncul di halaman 1-3 itu adalah pekerjaan luar bisa, sampai-sampai anda harus bekerja keras untuk mempelajari Search Engines Optimization (SEO), atau banyak orang juga menyewa jasa SEO tersebut dengan mengorek kocek ratusan $Dollar perbulan….
Intinya adalah jangan menyia-nyiakan Search Engine Page Result yang telah anda dapatkan di beberapa mesin pencari populer seperti Google, Yahoo dan MSN karena disitulah para Visitor akan mengunjungi website anda dengan cuma-cuma tanpa diminta tanpa memasang iklan dan tanpa dipikirikan sekalipun. Jadi jika anda termasuk orang yang “Moving Forward” seperti saya (dari website biasa ke WordPress Containt Management System), anda wajib mempelajari Tips & Trick 301 .htaccess yang saya baru pelajari berikut ini:

Catatan Penting Tentang Htaccess Redirection Trick:

  1. Pastikan ketika meng-upload file  .htaccess dari laptop anda ke server adalah selalu menggunakan mode file ascii (selalu akan muncul di fasilitas CPanel, Spanel, dll di web hoster anda), karena mengirinkannya dalam mode binary akan menghancurkan kombinasi kode pada struktur filenya (dan tentu saja membuat server anda tidak bahagia alias lambretooo…hehe)
  2. .htaccess tidak dapat bekerja pada server yang menggunakan Operating System Windows, jadi bagi anda yang terlanjur menggunakan Sistem Operasi itu berpikirlah ulang untuk segera berpindah.
  3. Pastikan juga anda mengecek dua hingga tiga kali. kosongkan Cache pada browser anda (biasanya melalui tools>option>clear/delete cache,cookies,dll), test juga server headers untuk memastikan anda melihat si “301″ (yang berarti permanen) bukan si 302 (yang berarti sementara) .
  4. Semenjak beberapa Sistem Operasi tidak mengijinkan anda membuat file hanya dengan akhiran (extention) saja “.htaccess“, contohnya seperti sistem operasi Windows, maka anda harus menamai file untuk disimpan di server tersebut dengan nama htaccess.txt terlebih dahulu dan kemudian setelah di upload ke server Linux anda dapat menggantinya menjadi .htaccess .
  5. Pastikan juga program aplikasi untuk meng-upload file-file website anda yaitu ftp program mempunyai kemampuan untuk memunculkan file .htaccess (FileZilla adalah ftp program terbaik pilihan saya, Free karena berlisensi GNU) benar-benar sederhana icon wink Tips & Trick 301 .htaccess (Jangan Sampai Kehilangan Visitor)
  6. Cek ulang juga, apakah file .htaccess itu sudah ada di server anda, jangan sampai anda menimpanya (overwrite) denngan begitu saja, tanpa mengcopy code-code yang telah ada sebelumnya (karena beberapa server juga telah mensetting secara otomatis halaman ini untuk halaman pemunculan pesan error 404 pages).
  7. Dan untuk contoh dibawah ini jangan lupa anda merubah domain www.designerlistic.net dengan domain anda sendiri.. icon wink Tips & Trick 301 .htaccess (Jangan Sampai Kehilangan Visitor)
Setalah anda memahami beberapa proses diatas masuklah ke root folder (tingkatan folder setelah www.namadomainanda.com/ ) di website anda, download file .htaccess (jika telah ada) ke komputer local anda dan editlah dengan Notepad. Jika anda memakai FTP Client software anda tetap saja tidak menemukan  see file .htaccess di server anda, cek ulang settingan program FTP anda, dan pastikan anda telah menghidupkan konfigurasi invisible / system files.

Untuk Me-Redirect Halaman Tertentu Saja:

Redirect 301 /halamanlama.php http://www.designerlistic.net/halamanbaruanda.php
Redirect 301 /namafolderlama/halamanlama2.php http://www.designerlistic.net /namafolderbaru/

Untuk Me-Redirect Website Lama Ke Alamat Website Baru:

Redirect 301 / http://www.new-site.com/

Untuk Me-Redirect Struktur “Www.Designerlistic.Net/Index.Php” Ke “Www.Designerlistic.Net/”:

Teknik ini digunakan agar Search Engine tidak memberikan penalty (penghapusan hasil index di database SERP) karena ada duplikasi halaman antara namadomainanda.com/ dengan namadomainanda.com/index.php
Options +FollowSymLinks
RewriteEngine on
# index.php to /
RewriteCond %{THE_REQUEST} ^[A-Z]{3, 9}\ /.*index\.php\ HTTP/
RewriteRule ^(.*)index\.php$ /$1 [R=301,L]
Oke selamat mencoba!
sumber :designerlistic.net

Share this article :
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Kadry Tekno Blog - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger